Blog

Percepat Proses Penutupan Keuangan dengan Otomatisasi Rekonsiliasi Akun

Automation

Bisnis di era transformasi digital, khususnya di bidang E-commerce, mengalami peningkatan penjualan yang cukup pesat. Sebagai contoh, di tahun 2021 penjualan E-commerce retail di seluruh dunia mencapai US$ 5,2 triliun, dan diharapkan tumbuh sebesar 56% pada tahun 2026. 

Terjadinya peningkatan penjualan ini tentu akan meningkatkan jumlah transaksi yang harus diproses oleh perusahaan. Dalam hal ini, metode manual dalam mengelola proses keuangan pun tidak lagi menjadi pilihan yang layak untuk diterapkan dalam proses bisnis.

Salah satu solusi paling tepat untuk mengelola proses keuangan dalam bisnis adalah mengadopsi solusi cloud terdepan, seperti cloud Enterprise Resource Planning (ERP). Software ini dapat membantu bisnis mengotomatiskan proses keuangan penting dan menghasilkan efisiensi operasional.

Dengan memilih untuk mengadaptasi solusi terbaik dan mengintegrasikannya dengan sistem cloud ERP, perusahaan siap untuk mengaktifkan otomatisasi proses keuangan yang akan beroperasi secara optimal.

Sebagai contoh, sistem cloud ERP terkemuka seperti Oracle NetSuite telah membantu ribuan perusahaan di seluruh dunia dalam mengelola proses bisnis mereka secara efisien, dan membuka wawasan penting untuk pertumbuhan bisnis. Selain itu, sistem cloud ERP ini juga memberikan pandangan real-time untuk proses keuangan pada perusahaan.

Namun, berdasarkan studi yang diidentifikasi oleh BlackLine dan IDG baru-baru ini, fungsionalitas yang kuat dari sistem cloud ERP sebenarnya dapat lebih ditingkatkan lagi di luar proses keuangan. Dimana cloud ERP dapat fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan.

Solusi akuntansi cloud tingkat lanjut yang saat ini tersedia di pasar, akan semakin mudah diintegrasikan dengan cloud ERP untuk membantu penggunanya mengotomatiskan ekstraksi data dari sistem, mengotomatiskan rekonsiliasi, dan percepat proses penutupan.

Sementara itu, perusahaan besar yang menangani volume transaksi tinggi banyak yang masih menggunakan metode spreadsheet manual. Metode manual ini rawan digunakan, karena seringkali terjadi masalah seperti kesalahan manusia dan duplikasi data yang lebih tinggi. 

“Saat Anda berurusan dengan transaksi pencocokan volume tinggi dari berbagai sumber, beberapa hal seperti pengerjaan ulang, kesalahan, dan paparan risiko tidak dapat dihindari,” kata Sonia Chu, manajer pemasaran produk senior di BlackLine.

Solusi otomatisasi proses keuangan seperti BlackLine, dilengkapi kemampuan Application Programming Interface (API) yang kuat dari sistem cloud ERP seperti Oracle NetSuite. Kemampuan API ini berguna sebagai penyedia satu sumber terpusat bagi bisnis, yang berfungsi sebagai pusat penyimpanan informasi untuk membantu pekerjaan akuntansi.

Apabila solusi akuntansi cloud tingkat lanjut seperti BlackLine terintegrasi dengan cloud ERP, maka BlackLine dapat mengotomatiskan proses impor dan pemformatan data keuangan. Selain itu, BlackLine dapat menstandarkan rekonsiliasi dengan “template yang telah dirancang sebelumnya, sertifikasi otomatis, serta proses persetujuan berbasis aturan yang dapat diterapkan dan disesuaikan dengan F&A tanpa bantuan IT”.

Dalam organisasi dengan lintasan pertumbuhan yang tinggi, waktu yang berharga dari para profesional keuangan dan akuntansi tidak boleh disia-siakan untuk mengelola proses akuntansi yang membosankan secara manual.

Maka dari itu, solusi yang tepat untuk perusahaan adalah mengalihkan proses akuntansi secara manual ini ke solusi cloud accounting seperti BlackLine yang dilengkapi dengan fungsionalitas tangguh yang ditawarkan oleh sistem cloud ERP. Dengan begitu, para pekerja profesional keuangan dan akuntansi ini dapat lebih fokus membuka wawasan penting untuk pertumbuhan.

Share this post

Please fill out the details below.

**This event has limited seats available.